Surga lautku

Surga lautku

Rabu, 19 November 2014

Bioinformatics



Bioinformatics adalah suatu ilmu yang menggabungkan ilmu biologi, ilmu komputer dan teknologi informasi menjadi satu disiplin ilmu. ilmu yang mengatur dan menganalisa data - data biologi menggunakan teknik - teknik komputasi tingkat lanjut.

Bioinformatika mempunyai tujuan lebih lanjut (oleh para ahli) untuk menemukan dan menyusun pemahaman ilmu biologi baru dari gabungan prinsip - prinsip biologi yang berbeda

semakin rinci informasi dari hasil yang didapat maka akan lebih baik, ilmu ini masih dibilang baru tetapi berkembang dengan pesat hingga sekarang. bioinformatik diartikan sebagai perkawinan antara dua hal yang berbeda antara biologi dan komputer "A Marriage Biology and Computers".
ilmu biologi adalah ilmu yang sifatnya berkembang serta tidak pasti sedangkan ilmu komputer yaitu ilmu yang pasti. Sehingga bioinformatik mencoba memberi kepastian pada hal yang tidak pasti. 


Bioinformatika, suatu bidang ilmu yang memadukan ilmu biologi molekuler, matematika dan teknologi informasi, merupakan suatu cabang baru ilmu pengetahuan yang popularitasnya sedang menanjak. Namun kendalanya, penelitian-penelitian dalam bidang ini membutuhkan daya komputasi yang relatif besar. 


Apabila tidak didukung dengan teknologi komputasi yang tinggi, penelitian -penelitian tersebut tidak akan dapat diselesaikan secara efektif dan efisien. Salah satu penelitian yang cukup populer dalam bidang bioinformatika adalah DNA sequencing. DNA sequencing merupakan proses untuk memahami dan mencari kecocokan di dalam suatu sekuens DNA terhadap suatu basis data DNA. 
Jenis - jenis software
  • Pathway Analysis Tools
  • Sturcture Prediction Tools and Analysis Tools
  • Sequence Analysis Tools
  • Sequence Management Tools
  • Visualization Bioinformatika

Kemampuan untuk memahami dan memanipulasi kode genetik DNA inilah yang sangat membutuhkan dukungan teknologi informasi baik melalui perangkat keras maupun perangkat lunak. Untuk itu, dapat digunakan teknologi komputer cluster sebagai solusi. Dengan komputer cluster, pekerjaan DNA sequencing yang kompleks dan membutuhkan daya komputasi yang besar akan dipecah-pecah menjadi beberapa pekerjaan yang lebih kecil dan dikerjakan secara paralel sehingga akan mempersingkat waktu pengerjaan dan membuat penelitian menjadi lebih efektif dan efisien. 
menurut Lusiano dalam felix et al., (2011) bahwa Analisis sekuens DNA mewakili referensi terakhir untuk mengenali subtipe dalam satu spesies atau skrining mikroba. Idealnya, perbandingan di antara strain-strain dalam suatu spesies dapat diketahui melalui DNA (Lusiano, 2007).
Prinsip bioinformatika
  • identifikasi akurat
  • pengolahan data akurat dengan komputer
  • hasil optimalisasi






Contoh kegunaan Bionformatika di bidang perikanan adalah untuk mengetahui spesies bakteri Vibrio sp yang menyebabkan penyakit pada udang windu di lokasi budidaya di tambak,yang merupakan bakteri Vibrio sp asli Indonesia, dan akan memperkaya khazanah gen dan basis data di Gen Bank dunia. Basis data ini dapat diakses secara virtual di Gen Bank yang terdapat pada situs http://www/ncbi.nlm.nih.gov/blast 












Tidak ada komentar:

Posting Komentar